Jenis-jenis Aspal dan Kegunaannya

pengaspalan aspal hotmix jakartaApakah jenis-jenis aspal? Apa pula manfaat utama dari aspal? Aspal ialah campuran hidrokarbon alam yang amorf, berwarna cokelat kehitaman, serta berisi sulfur, oksigen, dan flor dalam jumlah yang tidak terlampau banyak. Wujud aspal berupa zat padat atau separuh padat yang didapatkan dari minyak bumi dengan suhu pembakaran tinggi. Aspal seringkali dipakai guna bahan pelapis konstruksi jalan raya.

 

Sebagai bahan pengikat dalam perkerasan lentur, aspal mempunyai sifat viskoelastis yang berarti wujudnya bakal berubah dari padat menjadi cair saat dipanaskan. Aspal tersusun atas unsur-unsur yang mencakup karbon, hidrogen, belerang, oksigen, dan nitrogen serta sebanyak kecil besi, nikel, dan vanadium. Senyawa-senyawa tersebut tidak jarang dikelompokkan menjadi asphalten guna senyawa yang mempunyai massa molekul yang kecil dan malten guna senyawa memiliki massa molekul yang besar.
Beberapa manfaat aspal di dalam kehidupan keseharian antara beda :
1. Aspal bermanfaat untuk mengikat batu-batuan agar tidak terlepas dari permukaan jalan, baik diakibatkan oleh lalu-lintas maupun genangan air.
2. Aspal juga bermanfaat sebagai bahan pelapis jalan dan bahan pengikat agregat.
3. Aspal berfungsi pula sebagai bahan pengisi ruang kosong yang terdapat salah satu susunan agregat kasar, agregat halus, dan filler pada lapisan-lapisan perkerasan jalan aspal.

Jenis-jenis Aspal
Pembagian aspal menurut asal-muasalnya terdiri dari dua jenis, di antaranya :
1. Aspal Alam
Aspal alam ialah aspal yang berasal langsung dari alam tanpa melalui serangkaian proses pengolahan yang rumit. Aspal alam yang berbentuk batuan dapat diperoleh di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Aspal alam yang mempunyai sifat plastis dapat ditemukan di Danau Pitch, Republik Trinidad. Sedangkan aspal yang mempunyai wujud berada di dekat perairan segitiga Bermuda. Berbeda dengan segitiga Bermuda yang berisi aspal murni, kandungan aspal yang ada di Pulau Buton dan Danau Pitch tidak murni dan tercampur dengan mineral yang lain.
2. Aspal Buatan
Aspal buatan ialah aspal yang tercipta dari minyak bumi yang diproses sedemikian rupa memakai metode tertentu yang relatif rumit. Seluruh susunan proses pengolahan tersebut seringkali dilaksanakan di pabrik khusus penciptaan aspal. Ada 3 jenis aspal buatan, mencakup :
• Aspal keras ialah aspal yang memiliki tingkat kekerasan yang tinggi. Penetrasi yang dipunyai oleh aspal ini berkisar antara 60-80. Aspal keras umumnya digunakan menjadi bahan baku pembentuk jalan aspal. Kegunaan beda dari aspal keras yakni sebagai bahan penciptaan AC (Asphalt Cement).
• Aspal cair ialah aspal yang mempunyai wujud cair. Paling tidak jarang aspal ini dimanfaatkan untuk kebutuhan pengikatan bahan bangunan. Aspal yang dipakai sebagai lapis resap pengikat (prime coat) yakni aspal tipe MC-30, MC-70, atau MC-250. Sementara itu, tipe aspal yang digunakan untuk lapis pengikat (tack coat) antara beda RC-70 atau RC-250.
• Aspal emulsi ialah aspal yang terbentuk dari aspal keras yang di-dispersikan ke dalam air atau aspal cair yang dikeraskan menggunakan bahan pengemulsi. Hasilnya didapatkan aspal yang berisi muatan listrik positif (kationik), listrik negatif (anionik), serta tidak bermuatan listrik (nonionik). Kelebihan-kelebihan dari aspal emulsi ialah mudah digunakan, mempunyai daya ikat yang baik, dan tahan terhadap cuaca yang ekstrim.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *